Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan

Google Rilis Tool Pemrograman Demi Android 1.5


Akhirnya kerja keras dari tim developer yang sedang mengembangkan sistem operasi untuk Android 1.5 telah mencapai puncaknya. Dan memang inilah yang jauh-jauh hari sudah diumumkan oleh pihak Google sendiri.

Salah satu pihak dari Google yaitu Xavier Ducrohet telah mengumumkan tentang Android 1.5 software development kid (SDK) mengenai hal ini di blog para developer Android. Dilihat dari release note-nya, ditunjukkan dengan amat antusias bahwa nantinya para developer tentu akan sangat tertarik mengembangkan ini lebih lanjut karena ini project yang cukup menantang. Namun di antara antusiasme itu sendiri, diumumkan juga bahwa untuk Android 1.5 sendiri belum dapat mendukung Zilog Z80 processor architecture.

Adapun hal baru dari fitur Android sendiri, salah satunya adalah Cupcake, selain itu ada juga video support, GPS yang cepat, stereo Bluetooth, Web Browser yang canggih, screen keyboard dan perubahan dari tampilan antar muka.

Dikabarkan T-Mobile sendiri sudah laris sebanyak 1 juta ponsel G1 di Amerika. Sedangkan untuk di Jerman sendiri baru sedang akan dirilis sebentar lagi yaitu bulan Mei 2009. Dan ini makin membuat semangat pihak Google sendiri untuk terus berkreasi karena produk ini ternyata mendapat sambutan yang sangat baik dari para konsumennya.

Google Temukan 19.000 Kartu Kredit Beredar di Dunia Maya

SAN FRANSISCO - Bagi para pelanggan kartu kredit sebaiknya lebih berhati-hati. Pastikan account Anda aman dan sulit diakses orang yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya baru-baru ini Google, mesin pencari terdepan di dunia maya, secara tak sengaja menjaring 19.000 informasi kartu kredit yang ternyata bersumber dari kelompok kriminal asal negara timur jauh.

Kelompok kriminal yang diketahui sudah lama berkecimpung di dunia kejahatan cyber itu menargetkan sasarannya kepada pelanggan kartu kredit di Inggris, demikian dilansir Financial Advice, Rabu (01/04/2009).

Ketidaksengajaan Google menegaskan bahwa ditel kartu kredit tersebut sangat mudah diakses orang di internet. Hal ini merupakan pertanda serius, apalagi 19.000 bukan jumlah yang kecil.

Kejadian ini pun memperlihatkan adanya masalah pada para pemegang kartu kredit tersebut, nampaknya penyedia layanan kartu kredit tidak memberikan pengetahuan yang baik kepada para pelanggannya bahwa identitas mereka dapat diketahui oleh publik.

Untuk meyakinkan pelanggan bahwa account mereka aman, bank dan perusahaan kartu kredit mempromosikan bermacam account. Namun upaya ini belumlah cukup.

Lembaga yang berkuasa seharusnya mewajibkan perusahaan keuangan terlibat ke dalam isu kejahatan kartu kredit dan menindak para kriminal yang terlibat.news.id.msn.com